GUNUNGAN International Mask and Puppet Festival Kembali Digelar

GUNUNGAN International Mask and Puppet Festival Kembali Digelar

Seni wayang baik wayang kulit maupun wayang golek adalah seni pertunjukkan asli Indonesia yang berkembang pesat di Pulau Jawa dan Bali.Sementara gunungan dalam istilah pewayangan disebut pula Kayon yang berasal dari kata Kayun, yang mengandung ajaran filsafat tinggi, yaitu ajaran mengenai kebijaksanaan.

Pada saat dimainkan dalam seni wayang, gunungan digunakan sebagai lambang istana.Ada beberapa tata letak penggunaan Gunungan dalam pewayangan.Gunungan yang ditancapkan di tengah dengan posisi sedikit condong ke kanan menandakan bahwa pertunjukan wayang belum dimulai. Saat dimainkan, posisi Gunungan akan dijajarkan di sebelah kanan. Sementara gunungan yang ditancapkan di tengah dengan posisi condong ke kiri menandakan bergantinya lakon atau tahapan cerita.

Selain itu, gunungan adalah perlambangan keadaan dunia, dan juga melambangkan jalan hidup manusia. Gunungan inilah yang dijadikan simbol dalam gelaran Festival Topeng dan Wayang Internasional 2013 atau GUNUNGAN International Mask and Puppet Festival 2013.

Seperti dikutip dari press release yang diterima Redaksi Opini, acara hasil kerjasama Kotabaru Parahyangan dan King Entertainment ini akan di selenggarakan pada tanggal 15 dan16 Juni 2013, bertempat di Balepare Kotabaru Parahyangan, Padalarang, Bandung, Jawa Barat. Seperti pada gelaran tahun sebelumnya, pada GUNUNGAN kali ini akan menghadirkan beberapa seniman pewayangan, penari topeng juga para penyair baik dari dalam maupun luar negeri. Selain itu akan diselenggarakan workshop seputar Wayang dan Topeng.

Tak ketinggalan pula dalang cilik Adam Ghifari putra dari Raja Dangdut Rhoma Irama turut menyemarakkan GUNUNGAN International Mask and Puppet Festival 2013.Sang dalang cilik, Adam Ghifari kini turut berpartisipasi unjuk kebolehannya bersama dengan Wayang Padi dari Sanggar Sekar Jagat pimpinan Bapak Slamet Thukul dari Solo.

Putera Rhoma Irama ini menjadi dalang sedari kecil dan banyak mendulang prestasi di dunia Seni Wayang.Dengan keahlian dan sisi humorisnya, Adam Ghifari mampu menghipnotis penonton baik dewasa maupun kalangan anak-anak.Dengan begitu diharapkan anak-anak dan remaja pun dapat menghargai dan turut melestarikan kebudayaan tradisional Indonesia khususnya Seni Wayang.

Tidak hanya Seni Wayang Tradisi dan Kontemporer, Gunungan kali ini juga menghadirkan Ria Enes dengan teman bonekanya yang fenomenal, Susan, yang mengkampanyekan kegiatan Mari Membaca. Selain itu, Pak Raden pun kembali hadir untuk memberikan wawasan melalui boneka tangannya yang khas dengan segala keusilannya, Si Unyil.

Di tengah minimnya pagelaran seni dan budaya , kehadiran GUNUNGAN International Mask and Puppet Festival ini diharapkan bisa menjadi Oase di padang pasir untuk menghilangkan dahaga masyarakat yang mencintai dan merindukan keberadaan seni dan budaya adiluhung agar tetap bisa lestari di Tanah Air kita sendiri. (Op-Vey/sumber: Noviyanna)

supported by: :Melinda HospitalBale Pareinstitut francais indonesiaPikiran Rakyattatali news corporationPikiran Rakyat FMHayu Hejopapirusking entertainment

"One of the best festival in the world"